Lionel Messi: Dari Pensiun Internasional hingga Menjadi Legenda Abadi Argentina

bolacity – Pada tahun 2016, Lionel Messi membuat keputusan yang mengejutkan dunia sepak bola. Setelah kekalahan menyakitkan Argentina dari Chili di final Copa America, sang megabintang mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional.

Kegagalan tersebut terasa semakin berat karena Messi gagal mengeksekusi penalti dalam adu penalti yang menentukan hasil pertandingan. Kekalahan itu juga menjadi final besar keempat yang gagal dimenangkan Argentina dalam kurun waktu sembilan tahun.

“Bagi saya, tim nasional sudah berakhir. Saya sudah melakukan semua yang saya bisa. Sakit rasanya tidak menjadi juara,” ujar Messi saat itu.

Namun, perjalanan kariernya bersama Argentina ternyata belum berakhir.

Baca juga : Dunia Sepak Bola Bersatu Dukung Doku usai Kritik Persalinan

Titik Terendah dalam Karier Internasional

Saat memutuskan pensiun, Messi berada dalam tekanan besar. Meski telah menjadi salah satu pemain terbaik dunia, ia terus mendapat kritik karena belum mampu membawa Argentina meraih trofi internasional senior.

Serangkaian kegagalan di final membuat banyak pihak mempertanyakan kemampuannya memimpin tim nasional. Rasa frustrasi dan kekecewaan yang mendalam akhirnya membuatnya mengambil keputusan untuk mundur.

Meski demikian, dukungan dari rekan setim, penggemar, dan masyarakat Argentina perlahan mengubah pikirannya.

Kembali dan Membawa Argentina ke Era Keemasan

Tidak lama setelah pengumuman pensiun tersebut, Messi memutuskan untuk kembali membela Argentina. Keputusan itu menjadi titik balik bagi tim nasional.

Sejak saat itu, Argentina memasuki era yang sangat sukses. Bersama Messi sebagai kapten, mereka berhasil memenangkan dua edisi Copa America secara beruntun dan mengakhiri penantian panjang akan gelar internasional.

Kesuksesan terbesar tentu datang pada Piala Dunia 2022. Dalam turnamen tersebut, Messi tampil luar biasa dengan mencetak tujuh gol, termasuk dua gol di partai final.

Penampilan gemilangnya membantu Argentina meraih gelar juara dunia ketiga dalam sejarah mereka, sekaligus yang pertama sejak tahun 1986.

Bagi banyak penggemar bolacity, momen tersebut menjadi bukti bahwa Messi telah menyempurnakan warisannya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

Terus Memecahkan Rekor di Usia Senja

Meski usianya terus bertambah, Messi belum menunjukkan tanda-tanda kehilangan kualitasnya. Menjelang ulang tahunnya yang ke-39, ia masih menjadi bagian penting dari skuad Argentina yang berstatus juara dunia bertahan.

Pada Senin lalu, tepat 40 tahun setelah Diego Maradona mencetak dua gol ikonik dalam kemenangan Argentina atas Inggris di perempat final Piala Dunia 1986, Messi kembali mencatatkan namanya dalam sejarah.

Dua gol yang ia cetak dalam kemenangan 2-0 atas Austria membuatnya kembali menorehkan rekor baru dan mempertegas statusnya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola dunia.

Komentator bolacity, Steve Bower, bahkan menyebut penampilan tersebut sebagai “momen Messi yang abadi lainnya.”

Menikmati Setiap Momen di Lapangan

Meski telah memenangkan hampir semua gelar bergengsi dalam sepak bola, Messi mengaku masih menikmati setiap pertandingan yang dijalaninya.

“Saya menikmati bermain dan bersenang-senang di lapangan. Kami juga menikmati melihat orang-orang seperti ini, mampu memberi mereka kegembiraan seperti ini,” kata Messi.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa motivasinya kini bukan hanya soal trofi, tetapi juga tentang memberikan kebahagiaan kepada para penggemar yang selalu mendukungnya.

Bagi para pencinta sepak bola dan pembaca bolacity, kisah Messi menjadi bukti bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Justru dari titik terendah itulah lahir salah satu perjalanan comeback paling luar biasa dalam sejarah olahraga dunia.

Warisan yang Akan Selalu Dikenang

Jika pada tahun 2016 banyak yang mengira karier internasional Messi telah berakhir, maka satu dekade kemudian kenyataannya justru berbeda. Ia berhasil membawa Argentina meraih berbagai gelar prestisius, mengangkat trofi Piala Dunia, dan terus memecahkan rekor yang sulit ditandingi.

Kisah Lionel Messi akan selalu dikenang sebagai perjalanan seorang pemain yang bangkit dari kekecewaan, membungkam kritik, dan mengukuhkan dirinya sebagai legenda abadi sepak bola dunia.

TAHUKAH ANDA

NOSTALGIA SEPAKBOLA

TERBANYAK DIBACA