BOLACITY – Lebih dari seribu pelayat memadati jalanan Milan pada Selasa, 4 Agustus 2026, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Franco Baresi. Legenda AC Milan yang meninggal pada 31 Juli 2026 di usia 66 tahun itu dimakamkan dalam suasana haru di Basilika Sant’Ambrogio. BOLACITY melaporkan secara langsung momen bersejarah ketika dunia sepak bola berduka atas kepergian “Kapten” abadi Rossoneri.
Lautan Manusia di Piazza Sant’Ambrogio
Sejak pukul 07.00 pagi, Piazza Sant’Ambrogio sudah dipenuhi ribuan fans AC Milan. Mereka datang dari berbagai penjuru Italia dengan mengenakan jersey merah-hitam dan syal khas Rossoneri.
Baca Juga: Arsenal Ogah Jual Myles Lewis-Skelly ke MU, Ini Alasannya
Via Carducci yang menghubungkan alun-alun nyaris lumpuh total.- Hanya kendaraan dinas dan bus yang diperbolehkan melintas. Suasana semakin khidmat ketika peti jenazah Baresi tiba di depan basilika.
BOLACITY mencatat bahwa puncak kepadatan terjadi sekitar pukul 10.00. Seluruh area depan gereja terisi penuh oleh pelayat. Banyak di antaranya memanjat tembok pembatas untuk mendapatkan posisi terbaik melihat prosesi.
Curva Sud dan Spanduk Penuh Makna
Kelompok suporter Curva Sud turun ke jalan dengan spanduk raksasa. Spanduk itu bertuliskan: “Franco Baresi: Leggenda immortale, inimitabile bandiera che non smetterà mai di sventolare. Ciao Capitano.”
Lafal “C’è solo un capitano” bergema berulang kali di sepanjang prosesi. Para fans juga melantunkan “You’ll Never Walk Alone” sebagai simbol kasih sayang terakhir. BOLACITY mengamati bahwa spanduk berukuran 4×4 meter itu menjadi pusat perhatian ribuan mata yang berkaca-kaca.
Deretan Legenda Hadir Memberi Penghormatan
Maldini dan Van Basten Disambut Ovasi
Kedatangan Paolo Maldini dan Marco van Basten disambut tepuk tangan meriah. Kedua legenda hidup itu berjalan berdampingan memasuki area basilika. Sorak-sorai pecah dari ribuan pelayat yang mengagumi mereka.
BOLACITY mencatat kehadiran lebih dari 20 mantan pemain AC Milan. Di antaranya adalah Roberto Baggio, Demetrio Albertini, dan Alessandro Costacurta. Filippo Galli menjadi orang pertama yang tiba di lokasi.
Enam Eks Rekan Angkat Peti Jenazah
Enam mantan rekan setim Baresi bertugas mengusung peti jenazah.- Mereka adalah Demetrio Albertini, Alessandro Costacurta, Pietropaolo Virdis, Massimo Ambrosini, Marco Simone, dan Alberico Evani.
Momen ini menjadi salah satu yang paling mengharukan sepanjang acara. BOLACITY menyaksikan bagaimana para pengusung itu berjalan perlahan menuju altar basilika. Peti kayu berwarna terang itu dihiasi karangan bunga mawar merah dan putih.
Kontroversi di Tengah Duka
Fiski untuk Scaroni dan Cardinale
Ketika Presiden AC Milan Paolo Scaroni dan pemilik klub Gerry Cardinale tiba, suasana berubah. Ribuan fans yang berada di balik pagar pembatas melontarkan siulan dan cemoohan.
BOLACITY mencatat bahwa keduanya harus melewati “koridor” massa yang penuh intimidasi. Para suporter masih menyimpan kekecewaan terhadap kebijakan manajemen klub.- Namun demikian, Scaroni dan Cardinale tetap memasuki basilika untuk mengikuti misa.
Bergomi Baca Kitab Suci
Momen tak terduga terjadi ketika Beppe Bergomi legenda Inter Milan membacakan pembacaan pertama. Bergomi adalah rival abadi Baresi di lapangan. Namun di hari itu, persaingan lama sirna oleh rasa hormat yang mendalam.
Statistik dan Fakta Cepat Franco Baresi
Berikut catatan karier gemilang Franco Baresi yang dirangkum BOLACITY:
- 719 penampilan resmi bersama AC Milan selama 20 tahun berkarier.
- 33 gol yang dicetak selama membela Rossoneri.
- 18 trofi bergengsi yang berhasil diraih.
- 6 gelar Serie A dan 3 Liga Champions UEFA.
- 81 caps bersama Tim Nasional Italia.
- Juara Piala Dunia 1982 bersama Gli Azzurri.
- Nomor punggung 6 dipensiunkan secara permanen oleh AC Milan.
- Presiden kehormatan AC Milan sejak tahun 2020.
Liputan dan Duka Mendunia
Pemakaman Baresi disiarkan langsung oleh stasiun televisi Italia, Rete 4, mulai pukul 10.50. Program spesial berjudul “Diario del Giorno – Addio Capitano” mengudara selama acara berlangsung.
BOLACITY mencatat bahwa Wali Kota Milan, Beppe Sala, menetapkan 4 Agustus 2026 sebagai hari berkabung kota. Bendera sipil di seluruh gedung pemerintahan dikibarkan setengah tiang.
Delegasi dari Real Madrid dan Barcelona turut hadir dalam upacara. BOLACITY juga melaporkan bahwa skuad utama AC Milan yang sedang menjalani tur pramusim di Australia tidak dapat hadir. Namun Christian Pulisic dan Santiago Giménez—yang sedang dalam pemulihan cedera—khusus terbang kembali ke Milan.
Analisis: Warisan yang Tak Terlupakan
Franco Baresi bukan sekadar pemain belakang. BOLACITY menilai bahwa ia adalah simbol loyalitas, kepemimpinan, dan kehormatan dalam sepak bola modern. Ia menjadi kapten AC Milan selama 15 musim berturut-turut.
Kepergian Baresi meninggalkan kekosongan besar di dunia sepak bola Italia. AC Milan sendiri tengah mempertimbangkan untuk mengabadikan namanya di Stadion San Siro.- Salah satu opsi yang menguat adalah mengubah nama Curva Sud menjadi “Curva Baresi”.
BOLACITY memprediksi bahwa penghormatan terbesar akan terjadi pada laga persahabatan melawan Inter Milan di Perth, Australia, Rabu 5 Agustus 2026. AC Milan akan turun dengan ban lengan hitam dan menggelar koreografi khusus untuk sang kapten.
FAQ Section
Siapa Franco Baresi dan mengapa ia begitu dihormati?
Franco Baresi adalah kapten legendaris AC Milan yang bermain selama 20 tahun dengan 719 penampilan. BOLACITY mencatat ia meraih 18 trofi termasuk 6 Scudetto dan 3 Liga Champions, serta menjadi juara Piala Dunia 1982 bersama Italia.
Kapan dan di mana pemakaman Franco Baresi digelar?
Pemakaman digelar pada Selasa, 4 Agustus 2026, pukul 11.00 waktu setempat di Basilika Sant’Ambrogio, Milan. BOLACITY melaporkan ribuan pelayat memadati jalanan sejak pagi hari.
Siapa saja tokoh yang hadir dalam pemakaman Baresi?
Hadir Paolo Maldini, Marco van Basten, Roberto Baggio, Alessandro Costacurta, dan Clarence Seedorf. BOLACITY juga mencatat kehadiran Presiden Milan Paolo Scaroni, pemilik Gerry Cardinale, serta delegasi dari Real Madrid dan Barcelona. Bergomi dari Inter bahkan membacakan kitab suci.
Kesimpulan
Pemakaman Franco Baresi pada 4 Agustus 2026 menjadi momen bersejarah yang menyatukan dunia sepak bola dalam duka mendalam. BOLACITY mencatat lebih dari seribu pelayat memadati jalanan Milan, sementara deretan legenda seperti Maldini dan Van Basten hadir memberi penghormatan terakhir. Warisan Baresi sebagai kapten abadi AC Milan akan terus hidup, terutama melalui rencana pengabdian namanya di Stadion San Siro. BOLACITY meyakini bahwa pengaruh Baresi akan tetap terasa bagi generasi pecinta sepak bola di seluruh dunia.

