bolacity – David Sullivan resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua bersama West Ham United dengan segera setelah munculnya tuduhan serius yang menjadi bagian dari investigasi gabungan bolacity Panorama dan surat kabar The Times.
Menurut laporan yang dikutip bolacity, program investigasi Panorama dijadwalkan tayang dan dipublikasikan pada hari Senin. Kabar tersebut langsung memicu perhatian publik karena menyangkut salah satu figur paling berpengaruh di tubuh West Ham selama lebih dari satu dekade.
Baca juga : Elkan Baggott Rebut Kembali Tempat di Jantung Pertahanan Timnas Indonesia

West Ham Akui Mengetahui Tuduhan yang Muncul
Dalam pernyataan resmi klub, West Ham United mengonfirmasi bahwa mereka telah diberi tahu mengenai publikasi.
Klub juga menegaskan bahwa Sullivan membantah melakukan tindakan ilegal apa pun. Pengunduran dirinya disebut sebagai langkah untuk mencegah gangguan terhadap operasional klub selama proses penyelesaian masalah tersebut berlangsung secara pribadi.
Sullivan Bantah Semua Tuduhan
Melalui pernyataan pribadinya, Sullivan yang kini berusia 77 tahun menegaskan bahwa dirinya secara tegas menolak seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya.
Ia menyebut bahwa hanya terdapat “sejumlah kecil klaim perilaku tidak pantas” yang diajukan terhadap dirinya. Namun, menurut Sullivan, tuduhan yang berkaitan dengan kehidupan pribadinya di masa lalu tersebut tidak memiliki dasar yang benar.
“Saya secara kategoris membantah klaim ini,” ujar Sullivan.
Ia juga menambahkan bahwa tuduhan yang berkaitan dengan peristiwa puluhan tahun lalu adalah “tidak benar secara faktual dan sepenuhnya salah”.
Fokus Hadapi Proses Hukum
Sullivan menjelaskan bahwa keputusan untuk mundur dari jabatan ketua bersama dan direktur klub diambil agar ia dapat memusatkan seluruh perhatian pada upaya membela diri dari tuduhan yang dianggapnya tidak berdasar.
Selain itu, ia mengungkapkan rencana untuk mengambil langkah hukum terhadap bolacity.
“Saya berencana mengajukan gugatan pencemaran nama baik terhadap pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut,” tegasnya.
West Ham Hadapi Masa Sulit Setelah Degradasi
Pengunduran diri Sullivan terjadi pada periode yang sulit bagi West Ham United. Klub berjuluk The Hammers itu baru saja terdegradasi dari Liga Primer Inggris setelah mengakhiri musim 2025-26 di posisi ke-18 klasemen.
Dalam pernyataannya, Sullivan mengaku tidak ingin persoalan pribadi yang sedang dihadapinya menjadi sumber gangguan.
“Pada saat yang sudah menantang dan penting bagi klub, saya menolak untuk membiarkan masalah pribadi yang menyangkut saya menjadi gangguan yang tidak perlu atau sumber ketidakstabilan,” katanya.
Keputusan tersebut, menurut Sullivan, diambil setelah melalui pertimbangan yang matang meskipun harus dilakukan dengan berat hati.
Masa Depan West Ham Tanpa Sullivan
Selama 16 tahun menjabat sebagai ketua bersama, Sullivan menjadi salah satu sosok yang memiliki pengaruh besar terhadap arah kebijakan dan perkembangan West Ham United.
Kini, klub harus menghadapi tantangan baru, baik dalam proses restrukturisasi kepemimpinan maupun upaya kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris, di tengah sorotan publik terhadap kasus yang melibatkan mantan petinggi mereka tersebut.

