BOLACITY – Melaporkan bahwa Chelsea tengah melakukan negosiasi untuk merekrut gelandang senior Sunderland, Granit Xhaka. Langkah ini merupakan inisiatif langsung dari manajer anyar The Blues, Xabi Alonso. Alonso ingin bersatu kembali dengan mantan anak asuhnya di Bayer Leverkusen. Namun, Sunderland dengan tegas menyatakan bahwa Xhaka tidak dijual.
Negosiasi Chelsea dan Xhaka: Awal dari Perubahan Strategi?
Keputusan Chelsea untuk mengejar Xhaka menandai pergeseran besar dalam kebijakan rekrutmen mereka. Sejak diakuisisi konsorsium Todd Boehly-Clearlake, The Blues dikenal dengan strategi memburu talenta muda. Namun, Xhaka yang akan berusia 34 tahun pada September 2026 adalah antitesis dari strategi tersebut.
Baca Juga: Prediksi Piala Dunia Argentina vs Jordania: Skuad Rotasi Tetap Dominan
BOLACITY mencatat bahwa Xhaka adalah pemain tertua yang pernah didekati Chelsea di era kepemilikan baru ini. Mereka belum pernah merekrut pemain sekelas ini. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Chelsea serius menambahkan pemain matang ke dalam skuad.
Profil Granit Xhaka: Kapten dan Pemimpin di Lapangan
Granit Xhaka bergabung dengan Sunderland dari Bayer Leverkusen pada musim panas 2025. Ia didatangkan dengan biaya €20 juta (£17,2 juta). Begitu tiba di Stadium of Light, Xhaka langsung ditunjuk sebagai kapten. Perannya sangat krusial dalam membawa Sunderland finis di peringkat ketujuh Premier League 2025/26. Prestasi ini mengantarkan Black Cats lolos ke Liga Europa.
Statistik musim 2025/26 menunjukkan ketangguhan Xhaka. Ia tampil dalam 34 pertandingan liga dengan total 2.903 menit bermain.- Selama itu, ia mencatatkan satu gol dan enam assist.- Xhaka juga memimpin grafik sapuan bersih untuk gelandang tengah di Premier League dengan 80 sapuan.- Angka ini membuktikan peran pentingnya dalam melindungi lini belakang Sunderland.-
Faktor Xabi Alonso: Kunci Utama di Balik Negosiasi
Hubungan Xhaka dengan Xabi Alonso adalah pendorong utama negosiasi ini. Keduanya pernah bekerja sama di Bayer Leverkusen selama dua musim. Pada musim 2023/24, mereka sukses meraih gelar Bundesliga dan DFB-Pokal tanpa terkalahkan. Alonso sangat membutuhkan sosok yang ia kenal dan percaya untuk memulai petualangannya di Stamford Bridge.
Alonso pernah memuji Xhaka sebagai “pejuang sejati” yang selalu tampil disiplin dan terfokus. Ia menyebut Xhaka sebagai “pemimpin agresif yang terus mendorong batas.” Pujian ini menunjukkan betapa tingginya kepercayaan Alonso kepada mantan anak asuhnya. Bagi Alonso, merekrut Xhaka bukan hanya soal kualitas teknis, tetapi juga soal kepemimpinan.
Sunderland Bersikukuh: Xhaka Tidak Dijual
Meski negosiasi berlangsung, Sunderland menunjukkan sikap tegas. Sumber di klub mengatakan mereka tidak berniat melepas Xhaka. Gelandang asal Swiss itu masih terikat kontrak hingga 2028. Sunderland juga tidak berada di bawah tekanan finansial untuk menjual pemain kunci mereka.
Sunderland baru saja lolos ke Liga Europa. Kehilangan kapten tim akan menjadi pukulan telak bagi proyek mereka. BOLACITY menganalisis bahwa posisi tawar Sunderland sangat kuat. Chelsea harus mengeluarkan dana besar jika ingin membujuk Sunderland.
Dampak bagi Skuad Muda Chelsea
Chelsea mengoperasikan skuad dengan rata-rata usia termuda di Premier League selama dua musim terakhir. Mereka bahkan tidak menurunkan pemain berusia 30 tahun ke atas dalam periode itu. Rekrutmen Xhaka akan mengubah dinamika ruang ganti secara radikal.
Kritik terhadap Chelsea selama ini berpusat pada kurangnya kepemimpinan dan budaya ruang ganti yang buruk. Xhaka dikenal luas karena kemampuannya membangun budaya positif. Ia berhasil melakukan itu di Sunderland musim lalu. Kehadirannya diharapkan bisa menjadi penyeimbang bagi skuad muda The Blues.
Skenario Transfer dan Prediksi
Hingga 28 Juni 2026, proses negosiasi masih berada di tahap awal. Belum ada kontak resmi antar klub. Chelsea dilaporkan tidak ingin membayar mahal untuk pemain seusia Xhaka. Namun, tekanan dari Alonso dan kebutuhan akan pemimpin di lapangan mungkin mengubah perhitungan.
BOLACITY memprediksi bahwa Chelsea akan mengajukan tawaran sekitar €30 juta.- Angka ini jauh di atas biaya transfer Sunderland saat membelinya. Jika kesepakatan tercapai, Xhaka akan menjadi rekrutan termahal untuk pemain seusianya di era Boehly.
Fakta Cepat: Granit Xhaka
- Usia: 33 tahun (akan berusia 34 pada September 2026)-
- Klub Saat Ini: Sunderland
- Kontrak: Hingga 2028
- Penampilan 2025/26: 34 pertandingan-
- Gol/Assist 2025/26: 1 gol, 6 assist-
- Menit Bermain: 2.903 menit
- Kesuksesan Bersama Alonso: Gelar Bundesliga & DFB-Pokal 2023/24
- Kapten Swiss: 137 caps, rekor penampilan terbanyak-
FAQ Section
1. Mengapa Chelsea ingin merekrut Granit Xhaka?
Chelsea ingin menambah pengalaman dan kepemimpinan di ruang ganti. Manajer Xabi Alonso secara khusus meminta Xhaka karena mereka pernah sukses bersama di Bayer Leverkusen. Xhaka dianggap sebagai solusi atas kurangnya pemain senior di skuad The Blues.
2. Apakah Sunderland bersedia melepas Xhaka?
Sunderland menyatakan Xhaka tidak dijual. Mereka tidak memiliki tekanan finansial dan menganggap Xhaka sebagai bagian penting dari proyek tim. Kontraknya yang masih berlaku hingga 2028 semakin memperkuat posisi tawar Sunderland.
3. Berapa usia Granit Xhaka sekarang?
Xhaka saat ini berusia 33 tahun. Ia akan genap berusia 34 tahun pada September 2026. Usia ini menjadi pertimbangan utama Chelsea karena mereka enggan membayar mahal untuk pemain di usia tersebut.
Kesimpulan
Negosiasi Chelsea untuk merekrut Xhaka dari Sunderland adalah momen penting di jendela transfer musim panas 2026. Langkah ini menunjukkan perubahan signifikan dalam strategi rekrutmen The Blues. Mereka beralih dari fokus pada pemain muda ke penambahan pemimpin berpengalaman. Faktor Xabi Alonso menjadi kunci utama, tetapi Sunderland tidak akan melepas kaptennya dengan mudah. BOLACITY akan terus memantau perkembangan negosiasi ini. Pantau terus LIVE SCORE untuk update pertandingan dan berita transfer terbaru.

