Apakah Kepindahan Marmoush ke Tottenham Akan Menjadi Langkah Brilian atau Justru Berisiko?

BOLACITY – Kepindahan Omar Marmoush ke Tottenham berpotensi menjadi langkah brilian jika ia bisa mereplikasi performanya di Eintracht Frankfurt (20 gol dan 13 assist dalam 26 pertandingan di paruh pertama 2024/25) di bawah asuhan Roberto De Zerbi. Namun, risiko nyata juga mengintai mengingat Marmoush kesulitan menembus starting XI Manchester City dengan hanya 8 gol dari 36 penampilan sepanjang 2025/26 dan profilnya yang “tidak terdefinisi” bukan winger murni, bukan pula centre-forward sejati. Kesuksesan transfer ini sangat bergantung pada bagaimana De Zerbi memanfaatkan fleksibilitas Marmoush di lini depan Spurs yang musim lalu hanya mencetak 48 gol dalam 38 pertandingan Premier League.

Pendahuluan: Mengapa Marmoush Menjadi Incaran Tottenham?

Tottenham Hotspur sedang dalam masa perombakan besar-besaran di bawah manajer Roberto De Zerbi. Setelah finis di peringkat ke-17 Premier League musim lalu dengan hanya 48 gol dari 38 pertandingan,Spurs jelas membutuhkan suntikan daya gedor di lini depan.

Baca Juga: Arsenal vs Coventry City 22 Agustus 2026: Laga Pembuka Premier League

Nama Omar Marmoush, penyerang Manchester City yang berusia 27 tahun, muncul sebagai target utama. Bergabung dengan City dari Eintracht Frankfurt pada Januari 2025 dengan banderol £59 juta,Marmoush kini dilaporkan telah memberikan lampu hijau untuk pindah ke Tottenham.

Namun pertanyaan besarnya: Apakah ini langkah brilian atau justru keputusan berisiko bagi Tottenham?

Profil Marmoush: Dari Sensasi Frankfurt ke Cadangan di City

Kebangkitan di Eintracht Frankfurt

Marmoush bergabung dengan Eintracht Frankfurt pada Mei 2023 dengan status free transfer dari Wolfsburg. Di musim pertamanya, ia mencetak 17 gol di semua kompetisi. Puncaknya terjadi pada paruh pertama musim 2024/25, di mana ia mencetak 15 gol Bundesliga dari 8.9 expected goals (xG) serta 9 assist dalam 17 penampilan liga. Secara keseluruhan sebelum meninggalkan Jerman, ia mengoleksi 20 gol dan 13 assist dalam 26 pertandingan.

Marmoush juga menjadi pemain pertama di lima liga top Eropa sejak Lionel Messi pada 2019 yang mencetak gol langsung dari tendangan bebas dalam tiga pertandingan kompetitif berturut-turut.

Perjuangan di Manchester City

Setelah pindah ke City dengan harga £59 juta, awal kariernya di Inggris cukup menjanjikan, termasuk hat-trick pertama dalam kariernya melawan Newcastle dan gol kemenangan di perempat final FA Cup. Namun, kehadiran Erling Haaland membuat menit bermainnya terbatas.

Sepanjang musim 2025/26, Marmoush hanya tampil dalam 36 pertandingan di semua kompetisi dengan 8 gol dan 3 assist. Ia hanya bermain 1.502 menit total dengan kontribusi 4 gol dan 3 assist di Premier League.

Kelebihan: Mengapa Ini Bisa Menjadi Langkah Brilian

1. Kesesuaian dengan Sistem De Zerbi

Roberto De Zerbi dikenal menyukai penyerang yang bisa menekan (press), bergabung dengan cepat, dan bergerak di seluruh lini depan. Marmoush dinilai memiliki profil yang sangat cocok, ia bukan striker tradisional yang menunggu di kotak penalti, melainkan pemain dengan kecepatan, kemampuan menyerang ruang, dan fleksibilitas berpindah dari posisi lebar ke tengah.

Marmoush merepresentasikan prototypical modern forward yang diidamkan De Zerbi, kemampuan bawaan untuk beroperasi di seluruh lini depan, bergerak di antara garis pertahanan, dan menerima bola di bawah tekanan.

2. Perbedaan Profil dengan Striker Spurs Saat Ini

Data per 90 menit menunjukkan Marmoush menawarkan sesuatu yang berbeda dibandingkan Richarlison dan Dominic Solanke:

IndikatorMarmoushRicharlisonSolanke
Tembakan per 903.862.811.80
Peluang ciptaan per 901.550.920.54

Sumber: bolacity.com

Marmoush lebih cenderung membawa bola maju, menghadapi bek, dan menciptakan peluang tembakan sendiri, kualitas yang bisa menjadi senjata tambahan bagi De Zerbi melawan tim yang bertahan rapat.

3. Motivasi Tinggi untuk Membuktikan Diri

Marmoush haus menjadi starter di posisi sentral, sebagaimana ia lakukan di Eintracht Frankfurt. Di City, ia tidak akan pernah menjadi pilihan utama di posisi centre-forward karena adanya Haaland. Di Tottenham, ia berpeluang menjadi figur kunci, sesuatu yang diakuinya sendiri menjadi alasan utama ia ingin pindah.

4. Pengalaman Premier League

Marmoush sudah mengenal Premier League, sehingga adaptasi tidak lagi menjadi kendala. Untuk tim yang perlu segera menemukan sentuhan mencetak gol, ia adalah rekrutan yang siap bersaing dari menit pertama.

5. Respons Positif di Pramusim

Marmoush menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 3-1 Manchester City atas Atletico Madrid di pramusim.

Risiko: Mengapa Ini Bisa Menjadi Langkah Berisiko

1. Profil Taktis yang “Awkward”

Kritik terbesar terhadap Marmoush adalah ia bukan winger alami, juga bukan centre-forward sejati, ia beroperasi paling baik di posisi antara keduanya sebagai supporting striker.

Beberapa analis menilai ini justru profil yang tidak terdefinisi dan harus dihindari Tottenham. Spurs sudah memiliki stok pemain di lini serang yang cukup ketika semua pemain fit.

2. Inkonsistensi Performa

Marmoush dikenal kesulitan mempengaruhi permainan dalam waktu yang lama. Ia bisa tampil brilian dalam satu pertandingan dan menghilang di pertandingan berikutnya, sebuah risiko besar bagi tim yang membutuhkan konsistensi.

3. Harga Transfer yang Sangat Mahal

Manchester City dilaporkan meminta £150 juta untuk paket ganda Marmoush dan Savinho. Tottenham saat ini hanya bersedia membayar £140 juta, masih selisih £10 juta.

Dengan Spurs yang sudah menghabiskan £229.5 juta untuk Jan Paul van Hecke, Sandro Tonali, dan Mateus Fernandes, serta menyepakati £75 juta untuk Savinho, total belanja musim panas Spurs bisa melebihi £300 juta. Ini adalah investasi besar untuk pemain yang belum terbukti konsisten.

4. Momen Penalti yang Menghantui

Marmoush gagal mengeksekusi penalti di final FA Cup 2025 saat City tertinggal dari Crystal Palace, tendangannya diselamatkan Dean Henderson dan City akhirnya kalah. Meskipun mantan bek City Nedum Onuoha menegaskan momen itu tidak boleh mendefinisikan karier Marmoush,beban psikologis tetap ada.

5. Status “Cadangan” di City yang Mengkhawatirkan

Marmoush gagal menembus starting XI di City, hanya menjadi pelapis Erling Haaland-. Pertanyaannya: apakah ia gagal karena persaingan yang luar biasa ketat, atau karena memang levelnya tidak cukup?

Perbandingan: Marmoush vs Opsi Lain

Tottenham juga dikaitkan dengan Cody Gakpo dari Liverpool. Jika Spurs harus memilih, Marmoush menawarkan fleksibilitas dan pengalaman Premier League, sementara Gakpo lebih berpengalaman di posisi sayap kiri.

Namun, membawa ketiganya (Marmoush, Savinho, dan Gakpo) akan membuat belanja Spurs melonjak melewati £450 juta, sebuah angka yang sulit dibayangkan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Apakah Marmoush sudah setuju pindah ke Tottenham?

Ya. Menurut laporan TEAMtalk yang dikutip OneFootball, Marmoush telah memberikan lampu hijau untuk bergabung dengan Tottenham. Kesepakatan personal belum tercapai, tapi itu bukan hambatan besar.

2. Berapa harga yang diminta Manchester City untuk Marmoush?

City meminta £150 juta untuk paket ganda Marmoush dan Savinho-. Tottenham saat ini hanya bersedia membayar £140 juta, masih ada selisih £10 juta.

3. Apa posisi terbaik Marmoush?

Marmoush bukan winger murni maupun centre-forward sejati, ia beroperasi paling baik sebagai supporting striker di antara kedua posisi tersebut. Ia bisa bermain sebagai striker sentral, pendukung striker, atau cutting inside dari sayap kiri.

Kesimpulan: Langkah Brilian atau Berisiko?

Kepindahan Marmoush ke Tottenham adalah langkah yang sarat dengan potensi besar sekaligus risiko signifikan.

Langkah Brilian jika:

  • De Zerbi mampu memanfaatkan fleksibilitas dan mobilitas Marmoush untuk memperkaya opsi serangan Spurs
  • Marmoush mendapatkan menit bermain reguler dan kembali ke performa terbaiknya seperti di Frankfurt
  • Ia menjadi solusi atas krisis gol Spurs yang hanya mencetak 48 gol dalam 38 pertandingan musim lalu

Berisiko jika:

  • Marmoush gagal menemukan konsistensi dan kembali menghilang di pertandingan-pertandingan penting
  • Profilnya yang “tidak terdefinisi” justru membuatnya kesulitan menemukan posisi ideal di skema De Zerbi
  • Harga transfer yang mahal tidak sebanding dengan kontribusi yang diberikan

Satu hal yang pasti: Tottenham butuh perubahan di lini depan, dan Marmoush adalah salah satu opsi paling menarik yang tersedia. Kini tergantung pada De Zerbi dan manajemen Spurs untuk memastikan bahwa ini adalah langkah brilian, bukan kesalahan mahal lainnya.

💬 Bagaimana pendapatmu? Apakah Marmoush akan menjadi bintang baru di Tottenham atau justru gagal memenuhi ekspektasi? Tulis pendapatmu di kolom komentar!

TAHUKAH ANDA

NOSTALGIA SEPAKBOLA

TERBANYAK DIBACA