Persiapan John Herdman di Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

BOLACITY – John Herdman memetik pelajaran berharga dari rotasi skuad di Piala AFF 2026 untuk diterapkan di FIFA ASEAN Cup 2026. Dengan komposisi pemain yang sangat berbeda — hanya sekitar lima pemain yang bertahan dari turnamen sebelumnya — Herdman kini memiliki kedalaman skuad yang lebih baik untuk menghadapi jadwal padat fase grup .

Baca Juga : Erling Haaland Cetak Sejarah di Premier League, Lengkapi Korban Golnya

Pelajaran Rotasi dari Piala AFF: Apa yang Berubah?

John Herdman tidak menyembunyikan evaluasinya. Saat Piala AFF 2026, ia merasa tidak bisa melakukan rotasi sebanyak yang diinginkan. Komposisi skuad yang terbatas pada pemain BRI Super League membuat pilihannya sempit.

“Sekarang, saya rasa kami memiliki kedalaman skuad yang lebih baik untuk dapat menghadapi laga demi laga dengan rotasi pemain baru, energi yang segar, serta siap mengimbangi gairah dan energi dari lawan-lawan kami,” ujar Herdman di Stadion Madya Gelora Bung Karno .

Perbedaan mendasarnya terletak pada status turnamen. FIFA ASEAN Cup 2026 masuk dalam kalender resmi FIFA. Artinya, klub-klub luar negeri wajib melepas pemainnya untuk memperkuat tim nasional .

Saat Piala AFF 2026, Timnas Indonesia diisi pemain domestik. Di FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman bisa memanggil pemain yang berkarier di Eropa dan Australia.

Herdman menggambarkan perbedaan ini dengan analogi yang tajam: “Seperti membandingkan balapan Formula 1 dengan balapan reli, dua hal yang sangat berbeda” .

Perbandingan Skuad Piala AFF 2026 vs FIFA ASEAN Cup 2026

AspekPiala AFF 2026FIFA ASEAN Cup 2026
Status TurnamenDi luar kalender FIFAKalender resmi FIFA
Komposisi PemainPemain BRI Super LeagueKombinasi Eropa, Australia, dan domestik
Pemain Bertahan—Sekitar 5 pemain
Kedalaman SkuadTerbatasLebih baik, memungkinkan rotasi
Pemain DiasporaTidak tersediaTersedia (Emil Audero, Kevin Diks, dll)

Siapa Saja Pemain yang Dipanggil?

John Herdman resmi memanggil 23 pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026. Daftar ini didominasi pemain yang berkarier di luar negeri, dipadukan dengan sejumlah nama dari klub domestik .

Pemain Diaspora yang Kembali

Beberapa nama yang langsung mencuri perhatian adalah mereka yang berkarier di Eropa. Emil Audero (Rayo Vallecano), Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach), dan Calvin Verdonk (LOSC Lille) memperkuat lini pertahanan .

Di lini tengah, ada Thom Haye (Persib Bandung), Joey Pelupessy (Lommel SK), dan Ivar Jenner (Dewa United). Sektor depan diisi Ole Romeny (Fortuna Sittard), Ragnar Oratmangoen (Persib Bandung), dan Egy Maulana Vikri (Dewa United) .

Wajah Baru yang Berpotensi Debut

Dua nama yang menarik perhatian: Luke Vickery (Macarthur FC) dan Mitchell Baker (NCAA Georgetown). Keduanya berpotensi menjalani debut bersama Timnas Indonesia di turnamen ini .

Vickery secara khusus menyatakan antusiasmenya. “Ini turnamen pertama saya bersama Tim Nasional Indonesia. Pengalaman untuk merasakan gejolak bersama tim,” ujarnya .

Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia

Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan fase grup akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta .

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Fase Grup

Hari/TanggalPertandinganWaktu (WIB)Venue
Jumat, 25 Sep 2026Indonesia vs Singapura20.00SUGBK, Jakarta
Senin, 28 Sep 2026Malaysia vs Indonesia19.30SUGBK, Jakarta
Kamis, 1 Okt 2026Indonesia vs Bangladesh19.30SUGBK, Jakarta

Sumber: RRI, ANTARA

Laga pembuka melawan Singapura menjadi pijakan pertama. Herdman menegaskan fokusnya: “Kami akan fokus pada laga kontra Singapura dan berupaya mengamankan tiga poin” .

Mengapa Rotasi Menjadi Kunci di Turnamen Ini?

Ada alasan taktis mengapa Herdman menyebut rotasi sebagai pelajaran utama. Format turnamen ini memainkan tiga pertandingan fase grup dalam rentang tujuh hari. Tim yang lolos ke final akan memainkan empat laga dalam sebelas hari .

Intensitas pertandingan seperti ini tidak bisa dihadapi dengan starting eleven yang sama setiap laga. Rotasi bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan.

Herdman memiliki opsi yang lebih luas sekarang. Di lini belakang, ada Kevin Diks, Elkan Baggott, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Calvin Verdonk. Di lini tengah, Thom Haye, Joey Pelupessy, dan Ivar Jenner bisa saling mengisi .

Namun, kedalaman skuad juga membawa tantangan: waktu persiapan yang singkat. Sebanyak 21 pemain baru berkumpul di Jakarta pada 21 September, hanya empat hari sebelum laga pertama melawan Singapura .

Herdman tidak memiliki waktu lama untuk membangun chemistry. Inilah mengapa rotasi harus direncanakan dengan cermat sejak awal.

Catatan Penting: Rotasi bukan hanya soal mengganti pemain. Ini tentang memastikan setiap pemain yang masuk bisa menjalankan instruksi taktis tanpa menurunkan kualitas tim. Dengan waktu persiapan yang terbatas, kemampuan adaptasi pemain menjadi faktor penentu.

Peluang Indonesia di Grup A

Secara peringkat, Indonesia berada di posisi yang menguntungkan di Grup A. Namun Herdman tetap waspada. Ia menyadari bahwa banyak tim lawan sudah bermain bersama selama tiga hingga lima tahun .

“Kami datang dengan banyak talenta, namun banyak tim lain membawa banyak pengalaman sebagai tim nasional yang solid. Jadi, apa yang kami miliki dari segi talenta bisa diimbangi oleh tim lawan yang sudah bermain bersama selama tiga, empat, hingga lima tahun,” kata Herdman .

Vietnam dan Thailand, yang berada di Grup B, disebut-sebut sebagai kandidat kuat juara. Jika Indonesia lolos sebagai juara Grup A, mereka berpotensi menghadapi salah satu dari keduanya di final .

Namun Herdman tidak ingin terjebak melihat terlalu jauh. Pendekatannya sederhana: fokus pada pertandingan berikutnya.

“Kami percaya jika kami fokus pada diri kami sendiri dan fokus membuktikan bahwa kami benar, alih-alih sibuk membuktikan orang lain salah, kami dapat menuntaskan tugas itu dengan baik, karena talentanya ada,” ujarnya .

FAQ

Kapan Timnas Indonesia bermain di FIFA ASEAN Cup 2026?
Timnas Indonesia memulai fase grup pada 25 September 2026 melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga berikutnya melawan Malaysia (28 September) dan Bangladesh (1 Oktober) .

Siapa saja pemain yang dipanggil John Herdman?
Herdman memanggil 23 pemain, termasuk Emil Audero, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Thom Haye, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen. Dua pemain berpotensi debut: Luke Vickery dan Mitchell Baker .

Mengapa Herdman menyebut rotasi sebagai pelajaran penting?
Saat Piala AFF 2026, Herdman tidak bisa merotasi skuad sebanyak yang diinginkan karena keterbatasan pemain. Di FIFA ASEAN Cup 2026, ia memiliki kedalaman skuad yang lebih baik dengan hadirnya pemain diaspora .

Apa perbedaan skuad Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup?
Piala AFF diisi pemain BRI Super League, sementara FIFA ASEAN Cup mencakup pemain Eropa dan Australia. Hanya sekitar lima pemain yang bertahan dari turnamen sebelumnya .

Siapa lawan Indonesia di Grup A?
Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Seluruh pertandingan fase grup Indonesia berlangsung di SUGBK .

Kesimpulan

Persiapan John Herdman untuk FIFA ASEAN Cup 2026 berpusat pada satu hal: rotasi. Pelajaran dari Piala AFF 2026 mengajarkan bahwa kedalaman skuad adalah kunci di turnamen dengan jadwal padat.

Dengan komposisi pemain yang jauh berbeda — dari pemain domestik menjadi kombinasi diaspora Eropa dan Australia — Herdman kini memiliki opsi yang lebih luas. Namun waktu persiapan yang singkat menjadi tantangan tersendiri.

Laga melawan Singapura pada 25 September akan menjadi indikator pertama. Jika rotasi berjalan sesuai rencana, Indonesia memiliki peluang kuat untuk melaju jauh di turnamen perdana FIFA ini.

Bagi pembaca yang ingin mengikuti perkembangan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, jadwal lengkap dan informasi skuad terbaru bisa dipantau melalui kanal berita olahraga terpercaya.

TAHUKAH ANDA

NOSTALGIA SEPAKBOLA

TERBANYAK DIBACA