Iliman Ndiaye Tak Bisa Menolak Manchester City

bolacity – Iliman Ndiaye mengungkapkan bahwa dirinya tidak bisa menolak ketika Manchester City datang dengan tawaran untuk merekrutnya. Gelandang serang berusia 26 tahun itu juga menilai bahwa bermain di Liga Champions merupakan tempat yang seharusnya ia berada.

Ndiaye akhirnya meninggalkan Everton dan bergabung dengan Manchester City dengan nilai transfer mencapai £60 juta pada hari terakhir bursa transfer. Ia bahkan langsung dipercaya tampil sebagai starter dalam kemenangan 1-0 City atas Coventry di Liga Premier akhir pekan lalu.

Baca juga : Prediksi Everton vs Manchester United 5 September 2026

Sempat Dekat dengan Tottenham

Sebelum Manchester City datang, Ndiaye sebenarnya berada di ambang kepindahan ke Tottenham Hotspur.

Pada pekan terakhir bursa transfer, Tottenham telah mencapai kesepakatan dengan Everton untuk mendatangkan sang pemain. Namun, transfer tersebut tidak kunjung terwujud setelah Spurs gagal menjual Richarlison.

Ndiaye mengaku tetap tenang selama situasi tersebut berlangsung. Ia memilih menunggu hingga masa depannya benar-benar ditentukan.

“Tidak ada stres atau kepanikan. Saya selalu mengatakan, apa pun yang datang, biarlah datang. Tuhan yang menentukan masa depan Anda, semuanya sudah tertulis,” ujar Ndiaye.

Situasi kemudian berubah ketika Manchester City menghubunginya.

“Saya hanya bersabar dan ketika City menghubungi saya, saya sangat gembira. Itu memang sudah ditakdirkan untuk City,” lanjutnya.

Liga Champions Jadi Faktor Utama

Bagi Ndiaye, kesempatan bermain di Liga Champions menjadi salah satu alasan utama di balik keputusannya bergabung dengan Manchester City.

“Saya menginginkan Liga Champions dan bermain di salah satu tim terbaik di dunia. Saya tidak mengatakan Tottenham bukan tim terbaik, tetapi ketika Manchester City datang, Anda tidak bisa menolaknya,” kata Ndiaye.

Kepindahan tersebut sekaligus menjadi penutup sempurna bagi pekan yang penting dalam kariernya. Ia langsung mendapatkan kesempatan bermain sejak menit awal dan membantu City meraih kemenangan.

“Ini adalah minggu yang baik bagi saya dan diakhiri dengan kemenangan,” tambahnya.

Bagi para pembaca boalcity, keputusan Ndiaye menunjukkan ambisinya untuk bermain di level tertinggi dan bersaing dalam kompetisi Eropa.

Sulit Meninggalkan Everton

Meski akhirnya memilih Manchester City, Ndiaye mengaku tidak mudah meninggalkan Everton. Selama dua musim membela klub tersebut, ia berhasil membangun hubungan yang kuat dengan para penggemar dan rekan setim.

Everton memang hanya finis di paruh bawah klasemen dalam dua musim terakhir. Namun, Ndiaye tetap menjadi salah satu pemain favorit suporter berkat kemampuan bermain di sektor sayap dan kontribusinya yang mencapai 17 gol.

“Saat berbicara dengan istri saya, saya mengatakan kepadanya bahwa jika saya harus meninggalkan Everton, itu akan ke tempat di mana saya tahu saya akan bermain di Liga Champions,” ungkapnya.

“Sulit untuk meninggalkan Everton. Saya menciptakan hubungan yang hebat dengan para penggemar dan pemain di sana. Namun, terkadang kita harus melanjutkan dan begitulah sepak bola.”

Awal Baru Bersama Manchester City

Kini, Ndiaye menghadapi tantangan baru bersama Manchester City. Kepindahan senilai £60 juta tersebut membuat ekspektasi terhadap dirinya semakin besar.

Setelah langsung masuk starting XI dan meraih kemenangan pada pertandingan debutnya, Ndiaye memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa keputusan Manchester City merekrutnya merupakan langkah yang tepat.

Ambisinya untuk bermain di Liga Champions juga akhirnya terwujud. Bagi boalcity, perjalanan Ndiaye di Manchester City menjadi salah satu transfer menarik yang patut diperhatikan sepanjang musim ini.

TAHUKAH ANDA

NOSTALGIA SEPAKBOLA

TERBANYAK DIBACA