Kebangkitan Sempurna Dean Huijsen Bersama Jose Mourinho di Real Madrid

Kebangkitan Sempurna Dean Huijsen Bersama Jose Mourinho di Real Madrid

bolacity – Dean Huijsen, bek tengah berusia 21 tahun, mengalami transformasi luar biasa di musim 2026/2027 bersama Real Madrid di bawah asuhan Jose Mourinho. Setelah musim debut yang penuh kritik dan kegagalan masuk skuad Piala Dunia 2026, Huijsen kini menjadi fondasi utama pertahanan Los Blancos tampil penuh dalam tiga pertandingan pembuka La Liga dan disejajarkan dengan Thibaut Courtois serta Kylian Mbappe sebagai pemain yang selalu tampil di bawah Mourinho.

BACA JUGA : Barcelona vs Rayo Vallecano 1 September 2026: Prediksi, Head-to-Head, dan Jadwal La Liga


Mengapa Dean Huijsen Gagal di Musim Pertamanya?

Awal yang Menjanjikan di Bawah Xabi Alonso

Huijsen didatangkan Real Madrid dari Bournemouth pada Mei 2025 dengan nilai transfer €58 juta (sekitar £50 juta) dan kontrak lima tahun hingga 2030. Bek setinggi 197 cm kelahiran Belanda yang memilih membela Timnas Spanyol ini memulai musim pertamanya sebagai starter di bawah pelatih Xabi Alonso.

Penurunan Performa dan Tersisih dari Tim

Namun, performa Huijsen menurun drastis seiring berjalannya musim. Ketika Alvaro Arbeloa mengambil alih kursi kepelatihan, posisinya semakin tersisih hingga menghadapi kritik terbuka. Puncaknya, ia gagal masuk dalam skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026 sebuah pukulan telak bagi pemain muda yang sebelumnya dianggap sebagai salah satu prospek pertahanan terbaik Eropa.


Bagaimana Jose Mourinho Membangkitkan Dean Huijsen?

Transformasi di Pramusim

Alih-alih terpuruk, Huijsen menggunakan pramusim 2026/2027 sebagai momen untuk membangun kembali kepercayaan diri. Ia diberi nomor punggung 4—nomor ikonis yang sebelumnya dipakai legenda Madrid—sebagai simbol awal baru. Perkembangan fisik, profesionalisme, dan dedikasinya dalam sesi latihan di Valdebebas dilaporkan sangat mengesankan staf kepelatihan.

Pujian Khusus dari Mourinho

Mourinho memberikan pujian langsung setelah kemenangan besar 4-0 atas Malaga:

“Huijsen kehilangan sebuah umpan terobosan, tetapi ia dominan dalam duel dan perlindungan defensif, dan inilah jalur yang benar. Saya mengagumi bek-bek yang pandai bertahan… yang terpenting adalah bertahan, dan ia terus berkembang di sisi ini.”

Pelatih asal Portugal itu juga menegaskan bahwa kekuatan, kestabilan, kemampuan memenangkan duel, dan memberikan kepercayaan kepada tim adalah prioritas utamanya. Dalam wawancara terpisah, Mourinho bahkan menyatakan: “Saya sangat suka Dean Huijsen. Dia melakukan operan keluar yang hanya bisa dilakukan oleh gelandang, memenangkan duel, memberi kepercayaan pada tim bahwa pertahanan terlindungi dengan baik dia memiliki kualitas top.”

Statistik yang Bicara

Penampilan Huijsen di awal musim 2026/2027 menunjukkan peningkatan signifikan:

IndikatorCatatan
Menit Bermain270 menit (3 pertandingan penuh)
Operan vs Real Sociedad69 operan (terbanyak di tim)
Touches vs Real Sociedad92 sentuhan (terbanyak di lapangan)
Recoveries vs Real Sociedad4 kali (peringkat 3 tim)

Siapa Saingan Dean Huijsen di Lini Belakang Real Madrid?

Persaingan dengan Rudiger dan Konate

Mourinho dengan cepat mengidentifikasi Dean Huijsen dan Ibrahima Konate sebagai pasangan bek tengah pilihannya, dengan Huijsen tampil sebagai pilihan utama. Meski Antonio Rudiger masih tersedia dan akan bersaing memperebutkan tempat, Huijsen telah membuat kesan terkuat. Menariknya, Rudiger dan Konate belum pernah bermain bersama sepanjang awal musim ini.

Dilema Seleksi Mourinho

Persaingan di lini belakang menjadi salah satu subplot menarik di awal musim. Mourinho mengakui bahwa kompetisi untuk tempat starter akan menjadi dinamika yang perlu dicermati. Ujian sesungguhnya bagi Huijsen akan datang saat Madrid menghadapi lawan yang lebih berat, termasuk laga tandang melawan Real Betis pada 4 September 2026.


3 Faktor Kunci Kebangkitan Sempurna Dean Huijsen

  1. Mentalitas Baja – Tidak membiarkan kritik dan kegagalan Piala Dunia menghancurkan kepercayaan dirinya.
  2. Kepercayaan Penuh Mourinho – Pelatih yang memberikan ruang bagi Huijsen untuk berkembang dan bermain sesuai gaya alaminya.
  3. Konsistensi Performa – Tampil penuh dalam 270 menit pertama La Liga dan menjadi pemain paling solid di lini belakang.

FAQ: Pertanyaan Populer tentang Dean Huijsen dan Real Madrid

1. Berapa harga transfer Dean Huijsen ke Real Madrid?

Real Madrid mendatangkan Dean Huijsen dari Bournemouth pada Mei 2025 dengan menebus klausul rilis sebesar €58 juta (sekitar £50 juta). Kontraknya berlaku selama lima tahun, dari 1 Juni 2025 hingga 30 Juni 2030.

2. Mengapa Dean Huijsen gagal masuk skuad Piala Dunia 2026?

Huijsen gagal masuk skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026 karena penurunan performa drastis pada musim pertamanya di Real Madrid. Ia memulai sebagai starter di bawah Xabi Alonso, tetapi performanya merosot dan posisinya tersisih ketika Alvaro Arbeloa mengambil alih kepelatihan.

3. Apa yang membuat Mourinho begitu percaya pada Dean Huijsen?

Mourinho menyukai kualitas Huijsen dalam menguasai bola dan kemampuannya melepaskan operan di antara lini lawan. Ia juga menekankan bahwa Huijsen dominan dalam duel, memberikan kepercayaan pada tim, dan terus berkembang dalam aspek pertahanan—yang menjadi prioritas utama Mourinho bagi seorang bek.


Kesimpulan

Kebangkitan Dean Huijsen di bawah asuhan Jose Mourinho adalah salah satu kisah paling menarik di Liga Spanyol musim 2026/2027. Dari pemain yang nyaris terlupakan dan gagal ke Piala Dunia, ia berubah menjadi pilar utama pertahanan Real Madrid yang tak tergantikan di awal musim. Dukungan penuh Mourinho, mentalitas baja sang pemain, dan konsistensi performa di lapangan menjadi formula sempurna di balik transformasi ini.

Namun, perjalanan masih panjang. Ujian sesungguhnya akan datang saat Madrid menghadapi lawan-lawan berat dan jadwal padat sepanjang musim. Apakah Huijsen mampu mempertahankan posisinya di tengah persaingan ketat dengan Rudiger dan Konate? Pantau terus perkembangan sepakbola hanya di bolacity sumber terpercaya Anda untuk berita dan analisis Liga Spanyol!

TAHUKAH ANDA

NOSTALGIA SEPAKBOLA

TERBANYAK DIBACA