bolacity – Federico Chiesa kembali menegaskan komitmennya kepada Liverpool meski spekulasi mengenai masa depannya terus bermunculan. Penyerang asal Italia itu mengaku saat ini hanya ingin fokus memberikan yang terbaik bagi The Reds dan tidak memikirkan hal lain.
Pernyataan tersebut muncul setelah Chiesa tampil impresif dengan mencetak satu gol dalam kemenangan 4-2 Liverpool atas Sunderland pada laga pramusim pertama di era pelatih anyar, Andoni Iraola.
Bagi pembaca bolacity, pernyataan ini menjadi sinyal bahwa Chiesa masih ingin memperjuangkan tempatnya di skuad utama Liverpool meski persaingan semakin ketat.
Baca juga : Kemenangan Spurs di Eden Park: Richarlison Cetak Gol di Hadapan 40.112 Penonton

Chiesa Ingin Membuktikan Diri di Liverpool
Sejak bergabung dari Juventus pada 2024 dengan nilai transfer sebesar £12,5 juta, perjalanan Chiesa di Anfield belum berjalan sesuai harapan. Selama dua musim terakhir, ia hanya sekali menjadi starter di Premier League.
Pemain berusia 28 tahun tersebut masih terikat kontrak bersama Liverpool hingga 2028. Meski sempat mengakui pada Juni lalu bahwa dirinya bisa mempertimbangkan pindah jika tidak mendapatkan menit bermain yang konsisten, kini fokusnya berubah sepenuhnya.
“Saat ini, saya bahagia di Liverpool. Saya mencintai klub ini, saya mencintai para penggemar, saya mencintai semuanya. Saya melakukan yang terbaik untuk mendapatkan kesempatan di sini, dan kemudian kita lihat saja nanti.”
Chiesa juga menegaskan bahwa satu-satunya hal yang ada dalam pikirannya saat ini adalah Liverpool.
Era Baru Bersama Andoni Iraola
Kehadiran Andoni Iraola sebagai pelatih baru membuka peluang baru bagi seluruh pemain Liverpool, termasuk Chiesa. Namun, sang penyerang memilih untuk tidak terlalu memikirkan apakah ini benar-benar menjadi awal baru dalam kariernya.
Menurutnya, setiap musim selalu menghadirkan kesempatan baru untuk membuktikan kualitas di hadapan pelatih.
“Mungkin sudah terlalu banyak awal yang baru. Tapi saya tidak peduli. Saya hanya mencoba melakukan yang terbaik untuk manajer baru ini.”
Chiesa menegaskan bahwa fokus utamanya adalah bekerja keras selama pramusim agar bisa mendapatkan kepercayaan dari Iraola.
Hormati Keputusan Arne Slot
Chiesa juga menyinggung musim lalu ketika masih dilatih Arne Slot. Ia mengaku merasa layak mendapatkan peran yang lebih besar, tetapi tetap menghormati seluruh keputusan yang dibuat sang pelatih.
Menurutnya, dalam sepak bola, keputusan mengenai siapa yang bermain sepenuhnya berada di tangan pelatih.
“Tahun lalu saya merasa siap untuk peran yang lebih besar, tetapi keputusan tetap ada di tangan pelatih. Dia memiliki rencana permainannya sendiri dan saya tidak memiliki komentar mengenai hal itu.”
Sikap profesional tersebut menunjukkan bahwa Chiesa memilih menerima keadaan dan tetap bekerja keras demi kesempatan berikutnya.
Fokus Menatap Musim Baru
Dengan hadirnya pelatih baru dan persaingan yang kembali dimulai dari nol, Chiesa melihat musim ini sebagai lembaran baru dalam kariernya di Liverpool.
Ia berharap dapat menunjukkan performa terbaik selama pramusim sehingga memperoleh lebih banyak kesempatan tampil di kompetisi resmi. Meski rumor transfer masih terus beredar, Chiesa menegaskan bahwa seluruh perhatian dan energinya kini hanya tertuju kepada Liverpool.
Bagi penggemar bolacity, perkembangan ini tentu menarik untuk diikuti. Jika mampu mempertahankan performa seperti saat menghadapi Sunderland, bukan tidak mungkin Federico Chiesa akan mendapatkan peran yang lebih penting dalam skuad Liverpool pada musim mendatang.

