Hasil La Liga: Real Madrid Kalahkan Oviedo 2-0

BOLACITY – Real Madrid meraih kemenangan 2-0 atas Real Oviedo pada pekan ke-36 La Liga, Kamis (14/5/2026) malam waktu setempat. Gol Gonzalo García (44′) dan Jude Bellingham (80′) memastikan tiga poin di Santiago Bernabeu. Namun kemenangan ini berlangsung di tengah suasana mencekam. Fans menunjukkan kekecewaan berat dengan mencemooh pemain bintang, Kylian Mbappe, dan melayangkan protes keras terhadap presiden klub, Florentino Perez. Untuk analisis lengkap seputar La Liga, kunjungi BOLACITY.

Baca Juga : Prediksi Real Madrid vs Real Oviedo 15 Mei 2026

Jalannya Laga: Gonzalo dan Bellingham Selamatkan Muka

Pertandingan berlangsung dengan tempo rendah karena tidak ada lagi target besar yang bisa diraih. Madrid sudah kehilangan gelar La Liga setelah kalah El Clasico dari Barcelona. Sementara Oviedo sudah dipastikan terdegradasi ke Segunda Division.

Babak Pertama: Kebuntuan Pecah Jelang Turun Minum

Dominasi Madrid sejak awal hanya menghasilkan sedikit peluang. Peluang pertama datang pada menit ke-6 melalui tembakan Franco Mastantuono yang digagalkan kiper Oviedo, Aaron Escandell. Oviedo sempat mengancam pada menit ke-39 lewat sepakan Nacho Vidal yang melambung di atas gawang.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-44. Alvaro Carreras memotong bola di lini tengah, lalu mengoper ke Brahim Diaz. Ia kemudian memberikan umpan matang kepada Gonzalo Garcia yang dengan kontrol sempurna melepaskan tembakan akurat ke pojok gawang.

Babak Kedua: Bellingham Kunci Kemenangan

Oviedo nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-63. Nacho Vidal kembali lolos satu lawan satu dengan Thibaut Courtois, namun tendangannya melebar. Kegagalan ini berbuah fatal pada menit ke-80. Jude Bellingham melepaskan tembakan kaki kiri spektakuler dari tepi kotak penalti yang bersarang di gawang. Skor 2-0 bertahan hingga akhir.

Malam Penuh Cemoohan: Panggung Protes Fans

Kemenangan 2-0 ini nyaris tidak terasa. Sebab sorotan utama justru tertuju pada aksi protes masif dari tribun. Liga Spanyol menyaksikan salah satu malam paling kelam di era Perez.

Silbidos untuk Mbappe dan Vinicius

Kylian Mbappe menjadi sasaran paling keras suporter. Ia disambut cemoohan saat namanya disebut melalui pengeras suara dan setiap kali menyentuh bola setelah masuk sebagai pemain pengganti. Ini adalah pertama kalinya ia menerima “pitada” sedahsyat itu sejak bergabung dengan Madrid. Kemarahan fans dipicu oleh absennya Mbappe di beberapa laga krusial karena cedera, serta kontroversi perjalanan liburannya ke Italia saat masa pemulihan.

Vinicius Junior juga tidak luput dari kritik. Ia menerima perlakuan beragam, dengan suara siulan dan tepuk tangan yang terbagi hampir seimbang. Eduardo Camavinga turut menjadi bulan-bulanan suporter. Alhasil, mencemooh pemain bintang sekaligus.

“Florentino, vete ya!”

Yang lebih menarik adalah kemarahan fans yang meledak saat dua spanduk besar dikibarkan di dua sudut berbeda Bernabeu sebelum kick-off. Spanduk itu bertuliskan, “Florentino, vete ya” (Pergilah, Florentino) dan “Florentino, culpable” (Florentino, bersalah). Namun bentangan itu hanya bertahan beberapa saat sebelum diamankan petugas stadion.

Insiden tak berhenti sampai di situ. Kamera televisi menangkap momen presiden klub Florentino Perez terlibat diskusi panas dengan sekelompok fans di dekat presidential box, yang semakin memicu ketegangan. Hal ini terjadi hanya dua hari setelah Perez menggelar konferensi pers penuh emosi, menuduh media bersekongkol melawan klub dan mengumumkan pemilihan presiden dini.

Reaksi dan Dampak: Kemenangan Pahit di Tengah Badai

Hasil ini membuat La Liga mencatat Madrid mengoleksi 80 poin, masih tertinggal 11 poin dari Barcelona yang sudah dinobatkan sebagai juara. Di sisi lain, kekalahan ini tidak mengubah nasib Oviedo yang sudah terdegradasi.

Di tengah protes fans, sempat ada sedikit penghormatan. Seluruh stadion berdiri memberi tepuk tangan meriah untuk Santi Cazorla yang masuk sebagai pemain pengganti Oviedo dan diyakini akan pensiun setelah musim ini. Dani Carvajal juga mendapat sambutan hangat dalam penampilan pertamanya sejak 21 April lalu.

Ke depan, semua mata tertuju pada apakah akan ada kandidat yang berani menantang Florentino Perez dalam pemilihan presiden yang akan segera digelar. Sementara itu, La Liga menyisakan dua pertandingan bagi Madrid untuk menutup musim yang ingin segera dilupakan.


5 Fakta Cepat Laga Real Madrid vs Oviedo:

  • 44′ – Gonzalo Garcia membuka keunggulan Madrid.
  • 80′ – Jude Bellingham mengunci kemenangan 2-0.
  • Malam penuh cemoohan untuk Kylian Mbappe di Bernabeu.
  • Spanduk “Florentino, vete ya” dikibarkan dan disita petugas.
  • Florentino Perez terlibat diskusi panas dengan fans di tribun.

FAQ Section

Q: Mengapa fans Real Madrid mencemooh pemain mereka sendiri meski menang 2-0?
A: Fans marah karena musim ini dianggap gagal total. Madrid gagal mempertahankan gelar La Liga dan tersingkir lebih awal di Liga Champions, ditambah dengan kinerja buruk di El Clasico dan konflik internal antar pemain.

Q: Apa isi spanduk yang dikibarkan fans untuk Florentino Perez?
A: Fans mengibarkan spanduk bertuliskan “Florentino, vete ya” (Pergilah, Florentino) dan “Florentino, culpable” (Florentino, bersalah) sebagai bentuk protes keras atas manajemen klub musim ini.

Q: Siapa bintang lapangan di laga Real Madrid vs Oviedo?
A: Kemenangan ditentukan oleh gol Gonzalo Garcia (menit ke-44) dan Jude Bellingham (menit ke-80). Bellingham mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti.

Q: Berapa poin Real Madrid dan Barcelona di klasemen La Liga?
A: Barcelona memuncaki La Liga dengan 91 poin, sedangkan Madrid berada di posisi kedua dengan 80 poin. Jarak 11 poin ini mengkonfirmasi dominasi Barcelona musim ini.

Kesimpulan

Laga kontra Oviedo menjadi bukti nyata bahwa krisis di Real Madrid sudah mencapai titik nadir. Kemenangan 2-0 tak lebih dari formalitas di La Liga yang sudah kehilangan gengsi. Kemarahan fans yang meledak ke seluruh elemen klub menandakan bahwa ini adalah akhir dari sebuah era.

Kini pertanyaannya bergeser: sanggupkah Perez mempertahankan kursinya? Atau akankah Madrid memasuki babak baru yang penuh gejolak?

Untuk terus mengikuti seluruh rangkaian pertandingan dan dinamika transfer yang akan mengguncang La Liga, pastikan Anda mengunjungi BOLACITY secara rutin. La Liga belum usai. Drama masih berlanjut.

TAHUKAH ANDA

NOSTALGIA SEPAKBOLA

TERBANYAK DIBACA